close

Jumlah Pengunjung

Rabu, 30 Januari 2019

Madura United Pinjamkan Dua Pemain untuk Persija

--KODE IKLAN UNTUK DI ATAS ARTIKEL BAWAH JUDUL--
--KODE IKLAN DI TENGAH ARTIKEL--
Madura United FC meminjamkan dua pemainnya, yakni Jaimerson Da Silva dan Alberto Goncalves Da Costa, ke Persija Jakarta. Menurut manajer Madura United FC Haruna Soemitro peminjaman kedua orang pemain itu untuk dimainkan di pertandingan babak kualifikasi play-off Liga Champions Asia (LCA) 2019.



"Madura United bersedia meminjamkan kedua orang pemain ini demi nama Indonesia di kancah Asia," kata Haruna, Rabu (30/1).

Sebelumnya pihak Persija melalui PT Persija Jaya Jakarta mengirim surat kepada Madura United FC tertanggal 24 Januari 2019. Dalam surat bernomor: 80/PERSIJA/Liga-1/I-2019 yang ditanda tangani oleh Chief Operation Officer (COO) Persija Jakarta Rafil Perdana, skuat Macan Kemayoran meminta agar manajemen klub sepak bola berjuluk Laskar Sape Kerrap itu bersedia meminjamkan dua pemainnya kepada Persija untuk tampil pada babak kualifikasi Liga Champions Asia melawan Home United pada 5 Februari 2019.

Langkah ini dilakukan karena Persija terkendala menurunkan pemain asing baru, mengingat transfer matching system (TMS) Indonesia baru dibuka pada 15 Februari 2019.

"Dan, peminjaman itu hanya berlaku untuk pertandingan Persija melawan klub Singapura Home United. Kami ingin membantu wakil Indonesia bermain di level Asia karena tujuan kami adalah demi Indonesia, bukan membantu Persija. Kami harus mendukung tim asal Indonesia, siapapun itu," kata Haruna menjelaskan.

Haruna lebih lanjut menyatakan, peminjaman kedua pemain Madura United FC itu tidak untuk pramusim seperti Piala Presiden atau Piala Indonesia.

Dalam perjanjian dengan pihak Persija ini, sambung Haruna, disepakati jika waktunya pertandingan bersamaan, maka kepentingan Madura United tetap didahulukan. "Kenapa demikian? Karena kedua pemain ini adalah pemain Madura United. Jadi kepentingan Madura United yang didahulukan," katanya.

Akan tetapi, sambung mantan Ketua Askap PSSI Jawa Timur ini, pihaknya sudah melakukan pengecekan bahwa tidak akan ada waktu pelaksanaan pertandingan yang bersamaan, antara Piala Presiden, Piala Indonesia, dan babak kualifikasi Liga Champions Asia.
 
--KODE IKLAN BUAT DI BAWAH AKHIR ARTIKEL--

Sriwijaya FC Mengalahkan USU Medan 6-2 di Piala Indonesia

--KODE IKLAN UNTUK DI ATAS ARTIKEL BAWAH JUDUL--
--KODE IKLAN DI TENGAH ARTIKEL--

Sriwijaya FC (SFC) mengalahkan Keluarga USU Medan dengan skor telak 6-2 pada laga babak 32 Piala Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (30/1) sore. Kemenangan ini membuka peluang Laskar Wong Kito ke babak 16 besar asalkan pada laga leg kedua di Medan pada 7 Februari nanti, SFC minimal tak dikalahkan USU Medan dengan skor 0-4.   



Sejak menit awal, Sriwijaya Flangsung menerapkan strategi menyerang. Hasilnya, dua gol berhasil diciptakan Slamet Budiono pada menit ke-7 dan menit ke-25. Tertinggal dua gol, memancing semangat lawan untuk mengejar ketinggalan. 

Dan momen untuk menjebol gawang Sriwijaya FC terbuka lebar ketika strategi serangan balik tidak mampu diredam. Adalah Riki Ari Putra Harahap yang mampu menjebol gawang SFC yang dijaga Dickri Yusron. Skor berubah 2-1 untuk SFC.

Dalam situasi tersebut, tanpa diduga Slamet Budi diganjar kartu merah oleh wasit lantaran menjegal keras pemain lawan. Walhasil SFC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 38.
Memasuki babak kedua, SFC kembali menaikkan tempo permainan seiring dengan mulai terbacanya irama permainan USU Medan. 

Penyerang SFC Risky Dwi Ramadhana dapat menceploskan gol setelah menerapkan strategi melakukan umpan satu dengan TA Musafri. Skor berubah 3-1 untuk Laskar Wong Kito.

Tertinggal tiga gol terpaksa membuat USU Medan menarik sejumlah pemain untuk menyuntikan amunisi baru. Namun upaya itu kurang berbuah hasil karena SFC kembali mencetak gol melalui Yogi Novrian pada menit ke-53 serta dua gol dari Musafri pada menit 71 dan menit 75. Sehingga skor berubah 6-1.

Namun, lawan mampu memperkecil jarak di pengujung babak melalui skema serangan balik dari sepakan Riki Air Harahap. Skor akhir pun menjadi 2-6 untuk kekalahan USU Medan.

Pelatih PS Keluarga USU Medan Yudha Hendrawan, mengakui timnya cukup kesulitan mengimbangi tuan rumah. Apalagi, dalam laga ini Keluarga USU mayoritas diperkuat pemain muda dan miskin pengalaman melawan tim kuat karena selama ini bermain di Liga 3. 

"Pemain kami mayoritas berusia 18 dan 19 tahun. Pemain kami sangat terlihat kurang pengalaman dan kurang improvisasi di lapangan. Tapi kami memetik banyak pelajaran di sini," ujarnya.

 
--KODE IKLAN BUAT DI BAWAH AKHIR ARTIKEL--

Ujicoba Lawan Timnas U-22 Menjadikan Momen Arema

--KODE IKLAN UNTUK DI ATAS ARTIKEL BAWAH JUDUL--
--KODE IKLAN DI TENGAH ARTIKEL--

Arema FC akan jadi lawan ujicoba perdana Timnas Indonesia U-22. ArmadaSingo Edan bakal berhadapan dengan pasukan Indra Sjafri dalam laga yang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu, 10 Februari 2019.

Ada dua arti penting laga ujicoba melawan Timnas U-22. Yang pertama, laga melawan Tim Garuda Muda bisa menjadi bahan evaluasi pasukan Milomir Seslija sebelum menghadapi Liga 1 2018. 



Selain itu, sebelum Liga 1 2019 dimulai, Arema juga akan mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden 2019, yang rencananya akan digelar sekitar Februari atau Maret.

Diungkap General Manager Arema, Rudi Widodo, pihaknya ingin tim pelatih yang saat ini dikepalai oleh Milomir Seslija, mengetahui kebutuhan tim. Tak cuma itu, Rudi mewakili manajemen juga ingin tahu soal kekuatan dan kelemahan tim jelang memasuki turnamen dan kompetisi resmi.

"Kami butuh (pertandingan ujicoba) untuk menjaga ritme permainan. Dari manajemen sedini mungkin berharap, tim pelatih mengetahui kelemahan di tim sebelum Liga 1," kata Rudi

 
--KODE IKLAN BUAT DI BAWAH AKHIR ARTIKEL--

Dua Penyerang PSM Terancam Absen Menghadapi Kalteng Putra

--KODE IKLAN UNTUK DI ATAS ARTIKEL BAWAH JUDUL--
--KODE IKLAN DI TENGAH ARTIKEL--
Dua Penyerang PSM Makassar, M Rahmat dan Ferdinand Sinaga, terancam absen saat tim Juku Eja menjamu Kalteng Putra pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (3/2).



Asisten Pelatih PSM Imran Amirullah mengatakan, klub akan terus melakukan koordinasi dengan tim dokter.
"Soal kondisi Rahmat selalu kami konsultasikan dengan tim dokter. Tapi memang masih ada terasa sakit saat bergerak," kata Imran, Rabu (30/1).

Begitu pun dengan Ferdinand Sinaga. Sesuai anjuran dokter, mantan striker timnas Indonesia itu diminta istirahat lebih dari dua hingga tiga hari ke depan. "Soal apakah bisa main, kami akan konsultasikan ke tim medis," lanjut Imran.

PSM masih berharap kedua pemain bisa pulih sebelum jadwal pertandingan dimulai. Apalagi, tenaga keduanya begitu dibutuhkan untuk mengobrak-abrik pertahanan tim tamu yang tentunya akan berupaya mencetak gol demi mengejar ketertinggalan 1-2 di leg pertama (26/1).

 
--KODE IKLAN BUAT DI BAWAH AKHIR ARTIKEL--

Sabtu, 30 November 2013

ngetes

--KODE IKLAN UNTUK DI ATAS ARTIKEL BAWAH JUDUL--
--KODE IKLAN DI TENGAH ARTIKEL--
 
--KODE IKLAN BUAT DI BAWAH AKHIR ARTIKEL--